Website Resmi Kedutaan  Besar Amerika Serikat di Jakarta, Indonesia


ALUMNI BULAN INI

English
 


Elly Tjan di depan gedung New York Stock Exchange, USA

Elly Tjan
The Fortune 500 - Department of State Global Women’s Mentoring Partnership Program, 2009

Elly Tjan adalah Deputi Manager (Peneliti Ekonomi Madya) di Tim Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Medan. Tugas yang diemban sehari-hari terkait pelaksanaan kajian ekonomi regional di Sumatera Utara (Sumut), penelitian, penyediaan data bisnis, ekonomi dan perbankan Sumut dan hasil-hasil survei, serta diseminasi dan seminar hasil penelitian, kajian, survei, serta tugas-tugas kehumasan yang berhubungan dengan stakeholders Bank Indonesia di daerah. Pada awal bulan April 2009, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat melalui Konsulat di Medan mengundang Elly Tjan untuk berpartisipasi dalam Fortune-State Department Global Women’s Mentoring Partnership Program yang berlangsung dari tanggal 26 April sampai dengan 22 Mei 2009.

Program diawali dengan fase orientasi selama 3 (tiga) hari di kota Washington, D.C. dengan serangkaian kunjungan ke White House, Capitol Building, State Department dan Vital Voices yang diisi kegiatan diskusi dengan para politisi wanita, staf senator,  aktivis wanita, duta besar wanita, pertemuan dengan Menteri Luar Negeri AS – Mrs.Hillary Rodham Clinton serta menghadiri gala dinner di Departemen Luar Negeri AS.

Fase berikutnya Elly Tjan mengikuti mentorship assignment selama 3 (tiga) minggu di kantor mentor Meredith Whitney, seorang penasehat keuangan terkemuka di New York City. Meredith Whitney melakukan riset yang terfokus pada sektor keuangan termasuk bank berskala besar, kecil dan menengah, broker, serta perusahaan-perusahaan keuangan komersial dan konsumer. Selain itu, Meredith Whitney aktif tampil secara berkala di CNBC, Fox Business, Bloomberg News Program dan dimintai pendapat atau berkomentar kepada pers melalui conference call mengenai industri keuangan di AS. Mentor Meredith Whitney juga termasuk salah satu dari penerima Time 100 award dan Elly Tjan diajak ikut menyusuri karpet merah saat penganugerahan penghargaan tersebut. Sebagai fase terakhir, Elly Tjan dan seluruh peserta program mengikuti rangkaian kegiatan Wrap up di New York City yang diisi kegiatan diskusi leadership, diskusi How to grow business di Goldman Sach, kunjungan ke beberapa tokoh wanita dan Media Training.


Bersama mentor Meredith Whitney pada acara Dinner Celebration Fortune Most Powerful Women, New York

Pengalaman apa saja yang dialami selama di Amerika yang mengubah cara pandang anda terhadap negara Amerika? 

Pengalaman berharga yang saya peroleh selama berada di Amerika Serikat yaitu bertemu langsung dan terinspirasi oleh wanita-wanita sukses dari berbagai disiplin ilmu yang telah bersedia membagi pengalaman mereka kepada kami peserta program. Hal ini menunjukkan betapa terbukanya wanita Amerika sehingga mereka secara ikhlas menghabiskan waktu, tenaga, pikiran dan biaya atas beban pribadi untuk berperan sebagai ‘mentor’ berbagi pengalaman kepada kami para wanita ‘mentee’ dari berbagai negara di belahan dunia yang sebelumnya tidak mereka kenal sama sekali. 

Pengalaman apa yang diperoleh selama mengikuti program di Amerika yang telah mengubah perspektif anda dalam kehidupan sehari-hari? 

Terinspirasi oleh wanita Amerika yang begitu terbuka memperkenalkan business process kepada kami para mentee, benar-benar memberi perspektif baru dalam hidup saya bahwa banyak yang dapat dilakukan kepada para wanita di lingkungan sekitar kita agar dapat menjalankan hidup secara lebih baik.


Foto bersama Menteri luar Negeri Amerika Serikat, Mrs.Hillary R. Clinton di Departemen Luar Negeri Amerika Serikat

Hal apa saja yang menurut anda paling menarik pada partisipasi anda di Fortune/State Department Global Women’s Mentoring Partnership Program?

Hal yang paling menarik selama mengikuti Fortune/State Department Global Women’s Mentoring Partnership Program adalah saat magang di kantor mentor Meredith Whitney. Sebagai wanita muda yang sukses di bidangnya, Meredith Whitney telah menyadarkan saya bahwa kita dapat melakukan apa yang kita impikan dengan tekad keras dan upaya yang sungguh-sungguh. Beliau meyakini bahwa mengorbankan karir yang cemerlang di kantor besar tidaklah berarti dibandingkan membangun kantor sendiri dengan jumlah pegawai yang lebih sedikit demi memberi kesempatan membina hubungan inter personal yang lebih erat. 

Pelajaran apa yang anda dapatkan dari Fortune 500 program tersebut yang dapat anda terapkan dalam hidup dan pekerjaan anda sekarang? 

Pelajaran yang saya dapatkan dari program Fortune 500 yang dapat diterapkan dalam hidup dan pekerjaan saya sekarang yaitu bahwa segala sesuatu itu mungkin jika kita bersungguh, tidak peduli kita berasal dari gender yang mana, minimal ada yang dapat kita lakukan untuk lingkungan kita agar menjadi lebih baik, dimulai dari bagian terkecil seperti keluarga kita dan diri kita sendiri. Leadership is about being at the fore-front and doing something for a better life.

###

 

Bergabunglah dengan Komunitas Alumni Global di alumni.state.gov. Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Koordinator Alumni (Bpk. Dudi I. Sukendar) di (62-21) 3435-9536 atau email SukendarDI@state.gov.

 

Home Page Kedutaan AS
Pusat Informasi Kedutaan AS | Informasi Visa | American Citizen Services

Ke atas | Umpan balik

Link ke situs Internet yang bukan milik pemerintah Amerika bukan berarti bahwa pemerintah Amerika menyetujui sudut pandang organisasi tersebut.