Website Resmi Kedutaan  Besar Amerika Serikat di Jakarta, Indonesia


 

SIARAN PERS
KEDUBES AMERIKA SERIKAT

 

PUBLIC AFFAIRS SECTION

28 April  2008

Schwab Adakan Pertemuan dengan Para Menteri Ekonomi
ASEAN dan Pembicaraan Bilateral dengan Indonesia

English


Washington, DC – Perwakilan Dagang AS Susan C. Schwab akan berkunjung ke Bali, Indonesia pada 1-4 Mei untuk mengadakan pertemuan dengan para menteri ekonomi Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) mengenai Rencana Kerangka Kerja Perdagangan dan Investasi (TIFA) AS-ASEAN dan untuk membahas masalah negosiasi Putaran Doha. Schwab juga akan mengadakan pertemuan dengan Menteri Perdagangan Indonesia untuk membahas masalah TIFA AS-Indonesia.

“Asia Tenggara merupakan salah satu kawasan ekonomi yang paling dinamis di dunia,” kata Duta Besar Schwab. “Berdasarkan pembicaraan kami tentang TIFA pada November lalu, kami akan menindaklanjuti sejumlah kemajuan yang telah kami capai dengan para mitra kami dari ASEAN dan meletakkan landasan bagi upaya bersama kita untuk maju ke depan. Kami juga akan membahas upaya memaksimalkan terobosan jangka pendek dalam Putaran Doha.”

Dalam beberapa pertemuannya, Duta Besar Schwab dan para menteri ASEAN – juga rekan sejawatnya dari Australia dan New Zealand – akan berupaya mencapai keberhasilan pembukaan pasar pada perundingan WTO Doha. Semua anggota WTO temasuk para anggota ASEAN harus bekerjasama untuk menjamin sebuah hasil yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi jumlah kemiskinan di seluruh dunia.

Selain turut serta dalam pertemuan dengan para menteri ekonomi ASEAN, Duta Besar Schwab juga akan mengadakan pembicaraan dengan Menteri Perdagangan Indonesia Mari Pangestu untuk meningkatkan kemajuan yang telah dicapai dan memperkuat hubungan ekonomi antara Amerika Serikat dan Indonesia.

LATAR BELAKANG

Perdagangan antara Amerika Serikat dan ASEAN telah mengalami pertumbuhan secara signifikan selama dasawarsa terakhir. ASEAN merupakan pasar ekspor terbesar ke-lima bagi Amerika Serikat pada 2007, dengan total ekspor AS senilai 61 milyar dolar AS. Selain itu, investasi langsung luar negeri AS di negara-negara ASEAN mencapai 99 milyar dolar AS pada 2006 (berdasarkan data terakhir), naik 13 persen dari tahun sebelumnya.


Pada 2002, Presiden Bush mengumumkan program Enterprise for ASEAN Initiative (EAI), sebuah upaya untuk lebih memperkuat hubungan perdagangan dan investasi AS dengan ASEAN, baik secara regional maupun bilateral. EAI menawarkan prospek perjanjian perdagangan bebas (free trade agreements/FTAs) dengan para anggota ASEAN yang menjadi anggota WTO dan memiliki kesepakatan bilateral TIFA dengan Amerika Serikat. Amerika Serikat menggunakan perjanjian ini untuk menyikapi masalah-masalah bilateral dan mengkoordinasikan masalah-masalah regional dan multilateral. Negara-negara anggota ASEAN meliputi Brunei Darussalam, Burma, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Amerika Serikat menyepakati FTA dengan Singapura pada 2003 dan saat ini sedang menegosiasikan FTA dengan Malaysia. Amerika Serikat telah melakukan dialog yang aktif dibawah skema TIFA dengan Brunei, Kamboja, Indonesia, Filipina, Vietnam serta melakukan kembali jalinan dengan pemerintahan Thailand yang baru terpilih.

Indonesia saat ini merupakan mitra dagang Amerika Serikat terbesar ke 29. Nilai perdagangan antara kedua negara mencapai 18,5 milyar dolar AS tahun lalu. Perdagangan dua arah dalam bidang layanan mencapai nilai 1,6 milyar dolar AS pada 2006, berdasarkan statistik terakhir. Kontribusi investasi langsung luar negeri AS di Indonesia adalah 10,6 milyar dolar AS pada 2006, naik 11,6 persen dari tahun 2005.

# # #


                                                               

 

 

Home Page Kedutaan AS
Pusat Informasi Kedutaan AS | Informasi Visa | American Citizen Services

Ke atas | Umpan balik

Link ke situs Internet yang bukan milik pemerintah Amerika bukan berarti bahwa pemerintah Amerika menyetujui sudut pandang organisasi tersebut.