28 April 2008
Schwab Adakan Pertemuan dengan Para Menteri Ekonomi “Asia Tenggara merupakan salah satu kawasan ekonomi yang paling dinamis di dunia,” kata Duta Besar Schwab. “Berdasarkan pembicaraan kami tentang TIFA pada November lalu, kami akan menindaklanjuti sejumlah kemajuan yang telah kami capai dengan para mitra kami dari ASEAN dan meletakkan landasan bagi upaya bersama kita untuk maju ke depan. Kami juga akan membahas upaya memaksimalkan terobosan jangka pendek dalam Putaran Doha.” Dalam beberapa pertemuannya, Duta Besar Schwab dan para menteri ASEAN – juga rekan sejawatnya dari Australia dan New Zealand – akan berupaya mencapai keberhasilan pembukaan pasar pada perundingan WTO Doha. Semua anggota WTO temasuk para anggota ASEAN harus bekerjasama untuk menjamin sebuah hasil yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi jumlah kemiskinan di seluruh dunia. Selain turut serta dalam pertemuan dengan para menteri ekonomi ASEAN, Duta Besar Schwab juga akan mengadakan pembicaraan dengan Menteri Perdagangan Indonesia Mari Pangestu untuk meningkatkan kemajuan yang telah dicapai dan memperkuat hubungan ekonomi antara Amerika Serikat dan Indonesia. LATAR BELAKANG Perdagangan antara Amerika Serikat dan ASEAN telah mengalami pertumbuhan secara signifikan selama dasawarsa terakhir. ASEAN merupakan pasar ekspor terbesar ke-lima bagi Amerika Serikat pada 2007, dengan total ekspor AS senilai 61 milyar dolar AS. Selain itu, investasi langsung luar negeri AS di negara-negara ASEAN mencapai 99 milyar dolar AS pada 2006 (berdasarkan data terakhir), naik 13 persen dari tahun sebelumnya. Amerika Serikat menyepakati FTA dengan Singapura pada 2003 dan saat ini sedang menegosiasikan FTA dengan Malaysia. Amerika Serikat telah melakukan dialog yang aktif dibawah skema TIFA dengan Brunei, Kamboja, Indonesia, Filipina, Vietnam serta melakukan kembali jalinan dengan pemerintahan Thailand yang baru terpilih. Indonesia saat ini merupakan mitra dagang Amerika Serikat terbesar ke 29. Nilai perdagangan antara kedua negara mencapai 18,5 milyar dolar AS tahun lalu. Perdagangan dua arah dalam bidang layanan mencapai nilai 1,6 milyar dolar AS pada 2006, berdasarkan statistik terakhir. Kontribusi investasi langsung luar negeri AS di Indonesia adalah 10,6 milyar dolar AS pada 2006, naik 11,6 persen dari tahun 2005. # # #
|
|
Home Page Kedutaan AS Link ke situs Internet yang bukan milik pemerintah Amerika bukan berarti bahwa pemerintah Amerika menyetujui sudut pandang organisasi tersebut. |