Website Resmi Kedutaan  Besar Amerika Serikat di Jakarta, Indonesia


 

SIARAN PERS
KEDUBES AMERIKA SERIKAT

PUBLIC AFFAIRS SECTION

Jumat, 5 Februari 2010

Direktur USAID Kunjungi Proyek Pembangunan Fasilitas Pelatihan Guru di Aceh

English
 

BANDA ACEH—Direktur Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) Walter North kemarin mengunjungi kawasan sarana modern pelatihan guru senilai 10 juta dollar AS yang akan segera rampung di Univerisitas (Unsyiah). USAID memberikan bantuan untuk membangun dan melengkapi sarana baru tersebut.

Upaya ini merupakan bagian dari Program Bantuan Hibah Pendidikan dan Tsunami Pemerintah AS untuk Provinsi Aceh. Pembangunan ini menjadi bagian terakhir dari berbagai upaya bantuan penanganan dan pemulihan untuk Aceh yang dilakukan sejak terjadinya bencana tsunami. Lebih dari 100 tenaga pengajar dan 1200 mahasiswa meninggal dunia akibat bencana tsunami yang terjadi pada Desember 2004 dan Unsyiah mengalami kerusakan yang parah.

UNSYIAH adalah salah satu dari tiga institusi pendidikan tinggi yang besar di Aceh. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) di UNSYIAH merupakan fasilitas pendidikan guru yang utama di daerah ini. Fasilitas pendidikan baru ini akan meningkatkan jumlah guru berkualifikasi FKIP sebanyak 25 persen (318 guru). FKIP Unsyiah juga mengharapkan jumlah lulusan setiap tahunnya meningkat dari 493 menjadi sekitar 800 mahasiswa saat program ini selesai pada 2010.

Jika rampung, fasilitas bangunan mencakup 9.600 m2 ruang untuk perpustakaan, auditorium, laboratorium, dan lebih dari 20 ruang kelas. Fasilitas ini dibangun dengan standar mampu menahan gempa bumi dan kebakaran serta memperhatikan efisiensi energi dan ketahanan, serta memberikan akses yang mudah bagi penderita kelemahan fisik.

Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Roman Woronowycz, Senior Communications Officer USAID/Indonesia di 62-21-3435-9424 atau email: rworonowycz@usaid.gov 

# # #

 

 

Home Page Kedutaan AS
Pusat Informasi Kedutaan AS | Informasi Visa | American Citizen Services

Ke atas | Umpan balik

Link ke situs Internet yang bukan milik pemerintah Amerika bukan berarti bahwa pemerintah Amerika menyetujui sudut pandang organisasi tersebut.