1 Februari 2008
Membenahi Jaring: Melembagakan
Reformasi Antikorupsi pada 2008 Selamat kepada Indonesia yang telah berhasil menjadi tuan rumah Konferensi PBB Anti Korupsi yang berlangsung minggu ini di Bali. Kepemimpinan Indonesia – baik secara internasional maupun nasional – dalam reformasi antikorupsi merupakan sebuah indikasi yang kuat untuk kemajuan di masa mendatang. Presiden Yudhoyono menekankan tata kelola pemerintahan yang baik sebagai prioritas utama dan Pemerintah Indonesia telah mengalami kemajuan dalam memerangi korupsi. Amerika Serikat mendukung sepenuhnya upaya-upaya yang dilakukan oleh Indonesia. “Korupsi membunuh bangsa”. Slogan yang dicanangkan oleh KPK ini merangkum dengan sempurna: korupsi adalah kekuatan yang merusak yang menghantam inti dari demokrasi di Indonesia. Apakah itu membayar suap atau penggelembungan harga, korupsi membuat bangsa dan masyarakat menderita. Korupsi adalah kejahatan yang selalu memakan korban. Korupsi merebut dana dan pelayanan dari masyarakat yang paling membutuhkannya yaitu: kaum miskin. Persepsi yang berkembang, baik nyata atau imajiner, mengenai korupsi di Indonesia telah menghambat investasi asing dan dalam negeri, yang pada akhirnya memupus peluang kerja di Indonesia. Korupsi tak akan dapat teratasi dalam hitungan hari atau minggu, namun perlu komitmen yang terus-menerus selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun dari para pemimpin dan masyarakat luas. Reformasi institusional jangka panjang adalah suatu proses yang kompleks; namun demikian, kemajuan yang terukur yang ditunjukkan oleh institusi-institusi yang mengupayakan reformasi antikorupsi bisa mendapatkan berbagai keuntungan nyata. Mengakhiri korupsi merupakan tantangan lintas generasi, namun perubahan lintas generasi hanya akan terjadi sebagai hasil kumulatif dari langkah-langkah kecil yang ditempuh selama proses tersebut berlangsung. Dan kita tengah menyaksikan langkah-langkah ini. Para anggota KPK telah mewarisi sebuah organisasi yang dapat membuktikan reputasinya sebagai pejuang antikorupsi nasional terdepan. Jaksa Agung memiliki pengalaman yang luas dalam menindak para pelaku kejahatan, dan Kejaksaan Agung memainkan peran utama dalam menyelidiki berbagai tuduhan korupsi serta mengembalikan aset-aset yang dicuri. Berkat Surat Keputusan (SK) tahun 2007 tentang Transparansi, masyarakat kini memiliki akses terhadap keputusan-keputusan yang diambil Mahkamah Agung. Departemen Keuangan kini tengah membangun sebuah institusi yang akan memperbaiki proses pajak dan kepabeanan serta mengurangi peluang terjadinya korupsi. Sementara itu, polisi bekerja keras menyelidiki korupsi dan memerangi korupsi dalam tubuhnya sendiri. Dan parlemen menyusun undang-undang yang sangat penting yang akan memberikan arah politik dan kewenangan institusional bagi upaya-upaya antikorupsi. Namun, memerangi korupsi bukan hanya menjadi pekerjaan pemerintah. Banyak hal mengagumkan yang dilakukan oleh organisasi masyarakat sipil yang berupaya menggalakkan reformasi antikorupsi. Media bahkan memegang peran pengawasan yang lebih besar dalam mengidentifikasi dan mengangkat kasus korupsi. Dibutuhkan dua pihak untuk melakukan tindak korupsi, dan dunia usaha turut memegang peran yang penting. Pemilih juga mempunyai tanggung jawab; mereka dapat mengirimkan pesan ke kotak suara yang tidak akan ditolerir oleh para pejabat yang korup. Amerika Serikat tengah bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia, masyarakat sipil, dan media untuk mendukung komitmen Presiden Yudhoyono menyelenggarakan tata kelola pemerintahan yang baik. Kami memberikan bantuan teknis bernilai jutaan dollar guna mendukung upaya pemerintah mengembalikan aset yang dicuri dan mengadili para koruptor. Kami juga mendukung upaya reformasi layanan kelembagaan dan sipil. Pemain “kelas kakap” harus ditangkap. Begitu pula, “celah dan lubang” kelembagaan harus dibenahi guna mencegah terjadinya tindak korupsi di kemudian hari. Saya salut dengan upaya Pemerintah Indonesia mendorong terwujudnya penyelenggaraan tata kelola pemerintahan dan masyarakat sipil yang baik, serta peran media yang selalu menuntut adanya akuntabilitas dan kemajuan dalam pemberantasan korupsi. Indonesia sedang menorehkan sebuah bab baru dalam sejarahnya. Amerika Serikat akan selalu mendukung mitra kami di Indonesia dalam usaha mereka menjalankan prioritas nasional ini. Tahun 2008 memberikan kita peluang untuk bekerja sama mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan dan aturan hukum yang baik. # # # |
|
Home Page Kedutaan AS Link ke situs Internet yang bukan milik pemerintah Amerika bukan berarti bahwa pemerintah Amerika menyetujui sudut pandang organisasi tersebut. |