Website Resmi Kedutaan  Besar Amerika Serikat di Jakarta, Indonesia


 

SIARAN PERS
KEDUBES AMERIKA SERIKAT

 

PUBLIC AFFAIRS SECTION

18 Juni 2009

Departemen Luar Negeri AS Memberi Penghargaan kepada “Pahlawan” Anti-Traficking dari Indonesia

English
 

Washington – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengeluarkan laporan tahunan Trafficking in Persons (TIP),  disertai dengan pemberian penghargaan kepada sembilan orang dari seluruh dunia yang berupaya mengakiri praktek perdagangan manusia (trafficking),  dengan menamai mereka “Pahlawan yang Berjasa untuk Mengakhiri Perbudakan Era-Modern.” Dalam konferensi pers, Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton, memberi penghargaan kepada  Elly Anita dari Indonesia yang pernah menjadi korban perdagangan manusia, sebagai salah satu pahlawan tersebut. 

Pada tahun 2006, Elly menerima tawaran kerja sebagai sekretaris di Dubai, Uni Emirat Arab, namun karirnya berujung di wilayah Kurdistan, Irak. Agen pengerah tenaga kerja yang membawanya justru menyiksa, tidak memberi makan, menahan dan kerap menodongkan senjata ke kepalanya. Anita kemudian mendapatkan peluang untuk meloloskan diri, dan menggunakan internet untuk mengkontak Kedutaan Indonesia di Amman, Jordania, serta LSM yang bergiat menangani buruh migrant. Dengan bantuan lembaga  International Organization for Migration, Anita meloloskan diri ke Irak, dan kembali ke Indonesia. 

Sejak kembali ke Indonesia, Anita menggunakan pengalamannya untuk membantu pihak lain. Dia memulai dengan bekerja di lembaga yang menangani buruh migrant, membantu menyelamatkan enam perempuan yang menjadi korban perdagangan manusia. Salah satu ancaman terbesar bagi korban trafficking dari Indonesia adalah menjadi buruh paksa di Timur Tengah dan Negara Asia yang maju. Arab Saudi dan Malaysia adalah tempat tujuan utama para buruh migran, di dua negara itu para korban terpaksa menjadi pembantu rumah tangga dan diekploitasi secara seksual. 

Sejak tahun 2001, Departemen Luar Negeri AS menerbitkan laporan tahunan

Trafficking in Persons menyangkut upaya pemerintah untuk menghentikan trafficking. Meskipun banyak Negara berupaya mengurangi kejahatan ini, praktek perbudakan era-modern ini terus terjadi di dunia dan telah menyengsarakan hidup jutaan orang. Diperkirakan 800.000 laki-laki, perempuan, dan anak-anak diperjualkan-belikan di berbagai wilayah perbatasan antar-negara setiap tahunnya. Jutaan orang juga diperdagangkan dalam batas wilayah Negara bersangkutan.

Informasi lebih lanjut mengenai Kedutaan Besar Amerika Serikat, silakan mengunjungi http://jakarta.usembassy.gov/

###

 

 

Home Page Kedutaan AS
Pusat Informasi Kedutaan AS | Informasi Visa | American Citizen Services

Ke atas | Umpan balik

Link ke situs Internet yang bukan milik pemerintah Amerika bukan berarti bahwa pemerintah Amerika menyetujui sudut pandang organisasi tersebut.