18 Juni 2009 USAID Membantu Indonesia Mengembangkan Penerapan Sanitasi untuk 200.000 Orang Sampai Lima Tahun Mendatang Jakarta -- USAID mengumumkan rencana untuk membantu Indonesia mengembangkan sanitasi dan penerapan pembuangan air yang bermanfaat bagi 200.000 orang selama lima tahun ke depan. Dalam seminar IndoWater yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center, USAID menegaskan kembali komitmennya untuk membantu program kampanye pencegahan diare, yang dikenal sebagai STBM oleh Departemen Kesehatan, dan inisiatif sanitasi yang dilaksanakan oleh BAPPENAS. Direktur USAID Mission, Walter North, mengatakan bahwa “air tetap akan bersih jika masyarakat juga bersih dan merawat lingkungan hidup. Adanya sarana saluran air yang terawat, perbaikan jaringan air minum, dan kampanye mencuci tangan sangat penting dan akan disebarluaskan ke wilayah-wilayah baru yang berpartisipasi dalam program ini.” STBM menghubungkan air, sanitasi, dan kebersihan untuk meningkatkan akses air bersih melalui di rumah-rumah, untuk melenyapkan larutan kimia, meningkatkan kebersihan melalui perilaku sering mencuci tangan dengan sabun, meningkatkan manajemen pembuangan air kotor, dan mengurangi sisa buangan melalui manajemen limbah yang baik. Program USAID berupaya meningkatkan kesehatan melalui penerapan manajemen sumber daya air dan memperluas akses untuk mendapatkan air bersih dan layanan sanitasi. Lebih dari 100 juta orang di Indonesia tidak memiliki akses untuk mendapatkan air bersih di rumah mereka. Sekitar 20 juta orang tidak memiliki akses lingkungan yang bersih. Informasi lebih lanjut mengenai Kedutaan Besar Amerika Serikat, silakan mengunjungi http://jakarta.usembassy.gov/ |
|
Home Page Kedutaan AS Link ke situs Internet yang bukan milik pemerintah Amerika bukan berarti bahwa pemerintah Amerika menyetujui sudut pandang organisasi tersebut. |