|
|
25 September 2007 Duta Besar AS dan BPPT Luncurkan Peralatan Apung
Untuk 19 September 2007 – Duta Besar Cameron R. Hume dan sejumlah pejabat tinggi AS dan Indonesia secara bersama-sama meluncurkan alat pelampung DART (Deep-ocean Assessment and Reporting of Tsunamis) buatan AS sebagai bagian dari jaringan pendeteksian tsunami yang akan dilepas di Samudra Hindia. Alat pelampung DART II – yang juga dikenal dengan sebutan “tsunameter” – senilai 440.000 dollar AS ini diluncurkan berkat kerjasama dengan Pemerintah Indonesia dan merupakan bagian dari sebuah sistem yang terdiri atas 22 alat pelampung yang rencananya akan dilepas di Samudra Hindia. “Peluncuran alat pelampung pendeteksi berteknologi tinggi ini menunjukkan komitmen tingkat tinggi kedua negara kita terhadap sistem peringatan tsunami tingkat regional. Begitu setelah diluncurkan, “tsunameter” ini akan menyediakan data pendeteksian tsunami secara real-time yang dapat diketahui juga oleh negera-negara lain sehingga dapat digunakan sebagai bagian dari sistem peringatan dini mereka dan secara potensial akan menyelamatkan rakyat Indonesia di saat terjadinya tsunami,” kata Duta Besar Hume. Alat pelampung DART akan dioperasikan dan dirawat secara bersama oleh Badan Oseanografi dan Atmosfer AS (NOAA) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang merupakan bagian dan Kementerian Riset dan Teknologi. Pejabat-pejabat lain yang hadir dalam acara peluncuran adalah Menteri Riset dan Teknologi Dr. Kusmayanto Kadiman, Ketua BPPT Said Jenie, Asisten Administrator Richard W. Spinrad, dan sejumlah perwakilan lainnya dari Indonesia, AS, dan organisasi internasional lainnya. NOAA adalah lembaga pemerintah AS yang khusus bertugas memantau kondisi atmosfer dan lautan. # # # |