SIARAN PERS KEDUBES
AMERIKA
SERIKAT
|

|
|
PUBLIC
AFFAIRS SECTION |
Perayaan Pembukaan Industri Pabrik Kopi Yang Telah Diremajakan di
Dataran Tinggi Gayo
12 Februari 2007
English Version
Para tokoh masyarakat berkumpul di Dataran Tinggi Gayo di luar kota
Takengon pada 10 Februari untuk merayakan pembukaan sebuah proyek
perkebunan kopi yang akan meremajakan industri kopi premium di Aceh
Tengah. Renovasi pabrik pengolahan dan perkebunan kopi ini merupakan
bagian dari proyek pengembangan senilai 10 juta dolar AS yang didanai
oleh Badan Pembangunan Internasional Pemerintah AS (USAID).
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Surya Dharma
dan para undangan lainnya meninjau fasilitas di pabrik ini yang akan
menjadi pusat usaha produksi kopi dengan mutu premium bersertifikasi
organik di provinsi Aceh. Pabrik ini dijalankan oleh Koperasi Baitul
Qiradh Baburrayyanb (KBQB), sebuah koperasi terdaftar yang terdiri
dari 5.000 penghasil kopi berskala kecil.
“Kami yakin akan masa depan provinsi ini dan melihat bahwa provinsi
ini banyak memiliki potensi,” ujar Wakil Pemerintah A.S. Tom Morris.
“Kami berkomitmen untuk bekerja bersama dengan para petani ini guna
menjalin hubungan jangka panjang dan mengembangkan produksi mereka ke
pasar internasional.”
Proyek perkebunan kopi yang didanai oleh USAID ini dikelola oleh
Asosiasi Usaha Koperasi Nasional (the National Cooperative Business
Association/NCBA) Amerika Serikat – sebuah organisasi yang
berpengalaman selama bertahun-tahun dalam pengembangan usaha koperasi
di Indonesia dan mahir di bidang industri kopi jenis khusus. USAID
bermitra dengan NCBA untuk meremajakan infrastruktur perkebunan kopi
dan pengolahan kopi di daerah ini.
Melalui proyek yang dimulai tahun 2005 ini, KBQB telah memperluas
keanggotaannya yang berbasis-petani dari 39 orang menjadi 5.000 orang
hanya dalam setahun. Dengan pelatihan yang diberikan, semua anggota
kini merupakan penghasil kopi organik Arabika berkualitas tinggi yang
bersertifikat internasional. Proyek ini juga menawarkan keahlian dan
peralatan untuk membantu pemrosesan berkualitas serta pemasaran
internasional kopi milik koperasi tersebut. Sejauh ini, koperasi telah
menjual 720 ton metrik kopi Arabika berkualitas dengan harga premium
pada pembeli produk-produk khas daerah di Amerika Serikat.
Proyek USAID/NCBA juga merehabilitasi kompleks-kompleks perkebunan
kopi yang musnah selama 30 tahun konflik di wilayah ini. Proyek
tersebut juga memfasilitasi pembentukan sebuah koperasi baru yang
dikenal dengan Koperasi Kredit Maju Bersama, yang menyediakan peluang
memperoleh kredit mikro bagi para petani lokal untuk membantu mereka
meningkatkan sarana pertumbuhan dan produksi kopi mereka.
* * *
|