Website Resmi Kedutaan  Besar Amerika Serikat di Jakarta, Indonesia


 

 

 

SIARAN PERS KEDUTAAN BESAR AMERIKA SERIKAT

PUBLIC AFFAIRS 
    SECTION

Ilmuwan Indonesia dan A.S. Bekerjasama dalam 
Riset Tsunami

30 April 2007

English version


Hari ini, Dr. Yusuf Djadjadihardja, pejabat senior* di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Dr. Chris Goldfinger, peneliti senior* dari the Oregon State University (OSU) menandatangani sebuah perjanjian penelitian bersama di bidang paleoseismologi pada zona subduksi Sunda di bawah perairan Selat Sunda. Proyek riset bersama antara Indonesia dan A.S. ini bertujuan untuk menentukan sejarah gempa bumi dan tsunami besar di sepanjang pesisir Sumatra dan Jawa.

Kuasa Usaha Kedutaan Besar A.S. John Heffern mengungkapkan, “Proyek ini merupakan kelanjutan kerjasama yang penting antara Indonesia dan Amerika Serikat berkaitan dengan potensi bencana alam akibat tsunami dan gempa bumi, yang tertuang dalam Nota Kesepahaman Multihazards yang ditandatangani pada November 2006.”

Ilmuwan dari Indonesia dan A.S. akan melakukan ekspedisi di atas kapal berbendera A.S. R/V Roger Revelle dari 7 Mei sampai 14 Juni 2007. Delapan dari 32 anggota tim ilmuwan ini berasal dari Indonesia. Para ilmuwan dari Indonesia dan A.S. tersebut akan bekerjasama secara erat meneliti penemuan mereka selama pelayaran.

[* Dr. Yusuf Djadjadihardja adalah Kepala Pusat Teknologi Pengkajian dan Penerapan Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam BPPT. Dr. Chris Goldfinger adalah Direktur Laboratorium Pemetaan Dasar Laut dan Tektonik Aktif dari Oregon State University (OSU)]


Link yang berkaitan:

•  Signing of a Science and Technology Agreement to Support Development of Natural Hazard Analysis and Warning Systems, Including an Indonesian Tsunami Early Warning System

 * * *

 

Home Page Kedutaan AS
Pusat Informasi Kedutaan AS | Informasi Visa | American Citizen Services

Ke atas | Umpan balik

Link ke situs Internet yang bukan milik pemerintah Amerika bukan berarti bahwa pemerintah Amerika menyetujui sudut pandang organisasi tersebut.