HOME PAGE BAHASA INDONESIA

Terbitan Public Affairs Section | Tanggapan Pembaca

Cuplikan
Buku-buku
Amerika!
 
TERBITAN PUBLIC AFFAIRS SECTION
Garis Besar
Amerika Serikat
Makalah Hijau
Brosur mengenai
Amerika Serikat
 
Daftar Buku
Terjemahan
A-Z Pengarang
Subjek Judul Asli
 

   

BACA BAB PERTAMA

Buku baru!  

Pengalaman Seorang Anggota Kongres
Suatu Pandangan dari Atas Bukit
(The Congressional Experience: A View from the Hill)

oleh David E. Price

PENDAHULUAN

Pada tanggal 4 November 1986 saya terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mewakili Distrik Keempat di Carolina Utara, sebuah wilayah yang terdiri dari lima county, setingkat kabupaten, yang mencakup kota-kota Raleigh, Chapel Hill, dan Asheboro. Berbagai kenangan memenuhi benak saya di malam pemilihan itu, namun yang paling mengesankan adalah kenangan pada sebuah senja di musim semi 1959 ketika pertama kali saya menjejakkan kaki di wilayah Carolina Utara yang kini saya wakili. Ketika itu, saya seorang mahasiswa Mars Hill, sebuah Junior College di jajaran pegunungan Carolina Utara beberapa mil dari rumah saya di kota kecil Erwin, Tennessee. Dari Mars Hill saya menempuh delapan jam perjalanan dengan bis menuju Chapel Hill untuk mengikuti wawancara seleksi beasiswa Morehead sebuah penghargaan besar yang kelak memungkinkan saya memasuki University of North Carolina (UNC). Saya gentar memikirkan universitas itu dan gugup pula memikirkan wawancara tersebut; keesokan harinya mengenang kembali jawaban-jawaban yang saya berikan ("Apakah Anda berpendapat bahwa Cecil Rhodes seorang imperialis?" "Saya yakin begitu"), saya ragu apakah saya mampu memenangkan beasiswa itu. Tapi ternyata saya mendapatkannya. Maka dua tahun berikutnya merupakan kurun yang paling membentuk diri dan juga paling menyenangkan dalam hidup saya.

Tahun 1961 saya berangkat ke utara ke Yale University untuk mempelajari teologi dan melanjutkannya hingga selesai program pasca sarjana; di sana pulalah saya ditunjuk menjadi staf pengajar ilmu politik. Namun keinginan untuk kembali ke daerah Raleigh-Durham-Chapel Hill di Carolina Utara senantiasa memenuhi benak, terutama karena saya memutuskan untuk menekuni karir saya sebagai pendidik dan berpikir di tempat manakah saya secara pribadi dan secara akademis ingin kokoh berpijak. Untunglah, istri saya, Lisa, mendukung gagasan saya, meskipun ia harus meninggalkan karir politiknya yang sedang mekar sebagai anggota New Haven's Board of Aldermen Oleh karena itu, saya segera menerima tawaran untuk mengajar ilmu politik di Duke University dan juga untuk merintis Institute of Policy Sciences and Public Affairs di universitas tersebut. Pada pertengahan 1973, kami pindah bersama kedua anak kami -- Karen, (3 tahun), dan Michael, (1 tahun) -- ke Chapel Hill. Meskipun kami sangat menyukai lingkungan dan pekerjaan, kami bermaksud menetap di sana, tak urung saya ragu-ragu mendengar saran agar dalam empat belas tahun saya akan mewakili distrik ini dalam Kongres.

Distrik Keempat terhitung relatif kompak menurut ukuran Carolina Utara, namun demikian keragaman ekonomi, sosial, dan politik di wilayah ini sangat besar. Sekitar 61 persen penduduknya hidup di Raleigh, ibukota negara bagian Carolina Utara, dan mengitari Wake County. Wake berada dalam urutan keempat wilayah perkebunan tembakau di Carolina Utara. Banyak kota-kota kecil di county ini, seperti halnya kota kecil di county tetangga seperti Franklin dan Chatham, termasuk kawasan pedesaan dan pertanian. Tekstil dan industri tradisional lainnya masih penting terutama di bagian barat distrik ini. Namun demikian, wilayah ini telah mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat dan beragam, terutama di kawasan teknologi tinggi (yang dimiliki bersama oleh Distrik Keempat dan Distrik Kedua) dan juga berbagai bisnis kecil serta pabrik-pabrik berukuran sedang. Raleigh, Cary, dan Chapel Hill menjadi obyek suburbanisasi, dengan masuknya arus pegawai Research Triangle, para profesional muda, dan pensiunan. Penduduk berkulit hitam berjumlah 19 persen dari seluruh populasi distrik tersehut. Pertumbuhan ekonomi dan diversifikasi telah mengundang orang-orang Cina, India, Amerika Latin dan kelompok etnik lainnya, meskipun kecil jumlahnya namun senantiasa meningkat ke kawasan ini. Secara politis, 60 persen penduduk distrik ini terdaftar sebagai Demokrat, tapi dengan adanya kantung Republikan yang sangat padu di Randolph County dan banyaknya pasangan split-ticket voting.* Kedua partai ini seringkali memiliki peluang yang sama baik dalam pemilihan di tingkat negara bagian maupun di tingkat nasional.

Beberapa county di distrik ini di masa lalu diwakili oleh Nathaniel Macon (1791-1815), satu-satunya wakil Carolina Utara yang berhasil menduduki jabatan ketua di Dewan PerwakilanRakyat Amerika Serikat. Selama dua-pertiga abad keduapuluh, bagian timur dari wilayah yang kini menjadi Distrik Keempat diwakili hanya oleh dua orang: Edward W. Pou (1901-1934), yang mengetuai Komisi Perumahan Dewan (the Rules Committee) dan Harold D. Cooley (1934 -1967), ketua Komisi Pertanian di Dewan. Carl Durham, yang mewakili county-county barat distrik ini dari tahun 1939 hingga 1961, mengetuai komisi gabungan yang menangani energi atom (the Joint Committee on Atomic Energy). Masa bakti yang sedemikian panjangnya itu, dengan jenjang senioritas dalam Dewan, kini menjadi langka bagi wilayah Carolina Utara sejak kepergian Durham dan Cooley. Alasan utamanya adalah meningkatnya persaingan partisan yang berakibat seringnya pergantian atau keluar masuknya orang-orang dalam kursi-kursi Kongres. Para anggota menjadi kurang berminat untuk meniti karir dalam Dewan bahkan kadang-kadang mengundurkan diri untuk mencari kesempatan-kesempatan politis lainnya. Penarikan-ulang garis-garis distrik yang mengikuti keputusan-keputusan Mahkamah Agung mengenai pembagian Wilayah telah menggoyahkan koalisi pemilihan tradisional dan pemilihan pun menjadi sulit ditebak. 1 "Ketika saya disumpah pada tanggal 6 Januari 1987, sejak itu saya menjadi wakil ketiga dari Distrik Keempat.

Pada saat saya mengejar kursi Kongres, saya telah menghimpun banyak pengalaman politis. Senator E.L. ("Bob") Barlett (D.-Alaska) menggaji saya untuk pekerjaan musim panas 1963, dan saya kembali menjadi stafnya sebagai pembantu legislatif untuk empat musim panas berikutnya, kemudian mengerjakan wawancara-wawancara di luar kantornya untuk sebuah disertasi doktoral tentang Senat. Setelah kembali ke Carolina Utara, saya aktif bekerja dalam kegiatan politik lokal, mengelola beberapa distrik kongresional (termasuk Fourth District) dalam kampanye kepresidenan Jimmy Carter tahun 1976, dan mengambil cuti dari Duke pada tahun 1980 dan 1984 untuk memangku jabatan sebagai direktur eksekutif dan kemudian ketua Partai Demokrat Carolina Utara. Namun kegiatan-kegiatan tersebut merupakan penyimpangan, kendati menjadi penyimpangan yang semakin serius, dari karir utama saya dalam mengajar dan riset. Pada tahun 1986, saya telah mempelajari, mengajar dan menulis tentang Kongres, di antara subyek-subyek lainnya, selama kurang lebih dua puluh tahun.

Di antara beberapa pemilih -- dan kadang-kadang di antara rekan-rekan dalam Kongres -- latar belakang akademis saya merupakan sebuah rintangan yang harus diatasi. Meski tidak demikian pada umumnya. Distrik yang saya wakili, menurut catatan, memiliki jumlah lulusan S3 (Ph.D.) terbanyak per kapita dibanding dengan wilayah-wilayah setara di seantero negeri. Tentu saja, dengan adanya sebelas lembaga pendidikan tinggi dan jenis orang-orang yang bekerja di Research Triangle Park, saya memiliki kaum cerdik cendekia yang memperkuat barisan saya. Saya kadang-kadang memperlihatkan kebaluartian saya tentang ha1 ini di saat saya merenungi timbunan surat-surat pintar tentang segala isu yang datang ke kantor saya. Namun demikian ada banyak sekali keuntungan dalam pemilihan. Selama kampanye pertama saya, kami membuat jejak pendapat untuk menguji reaksi masyarakat terhadap afiliasi dan latar-belakang akademis saya, dengan harapan agar hal tersebut tidak perlu diungkit dalam kampanye. Namun yang kami temui adalah sambutan-sambutan positif dan pada akhirnya kami membuat sebuah iklan televisi yang menampilkan saya di depan kelas.

Menurut dugaan saya, karena saya memiliki latar belakang ganda sebagai seorang akademisi dan praktisi politiklah saya diminta untuk menyumbangkan pemikiran tentang masa bakti pertama saya dalam jabatan ini untuk dimuat dalam Congress Reconsidered 2 edisi kedua. Pada mulanya saya merasa enggan, karena terbatasanya waktu dan juga merasa tidak yakin akan nilai pekerjaan itu, namun kemudian saya merasa tertantang oleh gagasan melaporkan kegiatan operasional Kongres yang menggabungkan pengalaman pribadi dengan sekurang-kurangnya upaya sederhana dengan melakukan semacam generalisasi dan analisis khas ilmu politik. Kisah diri saya sendiri dan orang-orang lain serta peristiwa-peristiwa tidak sekedar diungkapkan melainkan diramu untuk memperlihatkan bagaimana Kongres Amerika Serikat bekerja. Artikel yang saya tulis, yang kemudian dikembangkan dan ditambah di sana sini, menjadi inti dari buku ini, yang mencakup beberapa bab tentang bagaimana saya terpilih dan terpilih kembali, menyesuaikan diri dalam Kongres, dan menemukan sebuah relung dalam Dewan, kebijakan kewirausahaan, operasi partai, proses anggaran, dan bekerja untuk distrik.

Beberapa topik tambahan yang saya akrabi dalam inkarnasi akademisnya -- tempat agama dalam politik, etika pemerintahan, dan kritik Kongres sebagai sebuah lembaga -- mencuatkan minat tertentu selama masa bakti saya, dan dalam bab-bab berikut saya akan membicarakan hal ini. Namun sayang sekali, dalam beberapa hal yang kini tersaji untuk pembahasan mengenai tema-tema tersebut, gagasan lebih banyak digunakan sebagai senjata daripada sebagai alat untuk memperoleh kejelasan. Saya tidak bisa mulai membahas semuanya di sini, namun saya akan mencoba mengetengahkan pembahasan-pembahasan ini dalam arah yang lebih produktif.

Kurun waktu yang terekam di sini -- sejak terpilihnya saya di tahun 1986 hingga awal 1992, pertengahan masa bakti saya yang ke tiga -- merupakan waktu yang padat dan penuh tantangan bagi Kongres dan bagi negara. Periode ini mencatat kelesuan kepresidenan Ronald Reagan, diperlemah oleh kasus kontra-Iran, dan kebangkitan administrasi George Bush. Periode ini pun menyaksikan bagaimana Juru Bicara Dewan yang baru, Jim Wright, meninggalkan jejak penting pada Kongres ke-100 (1987-1988) dan kemudian mengundurkan diri di tahun 1989 di tengah-tengah persoalan etika. lnilah periode terjadinya perubahan fenomena dan bangkitnya harapan besar dalam politik dunia, mulai dari robohnya komunisme internasional, penyatuan kembali Jerman, dan pecahnya Uni Soviet hingga kemenangan tentara sekutu di Teluk Persia serta kebangkitan pembicaraan tentang perdamaian Timur Tengah. Namun di dalam negeri, periode ini menyaksikan keadaan perekonomian yang hambar dan, di tahun 1990 dan 1991, resesi yang mendalam. Keruntuhan finansial yang dialami oleh industri simpan pinjam (saving and loan, S&L) dan tuduhan dari banyak high-fliers dari dunia finansial menandakan munculnya akibat dari ekses-ekses tahun 1980-an. Inilah periode ketika kaum Republikan mengontrol cabang eksekutif dan kaum Demokrat mengontrol cabang legislatif -- suatu masa di mana pertempuran veto terjadi berkali-kali dan konfrontasi-konfrontasi lainnya serta memburuknya krisis anggaran negara.

Dalam periode ini pula reputasi Kongres, yang belum pernah menjadi lembaga politik favorit bagi bangsa Amerika, menangkap isyarat ketidaksetujuan rakyat. Pemberitaan media seringkali kasar, dan para politisi yang terdiri dari presiden hingga para anggota Dewan sendiri seringkali menjalankan pemerintahan sambil menentang lembaga ini. Di antara kritik-kritik itu, sayang sekali, banyak yang dilontarkan tanpa tenggang rasa dan sungguh merupakan "tamparan bagi Kongres." 3 Dan kemudian ternyata bahwa hal ini seringkali menciutkan pertanggungjawaban dengan cara mengenyampingkan penilaian yang lebih berdasar dan lebih relevan tentang penampilan individu maupun lembaga. Melalui buku ini saya berharap dapat mendorong dan memudahkan penilaian yang lebih bermanfaat, dengan cara menyampaikan secara realitis bagaimana Kongres bekerja dan dengan cara mengungkapkan beberapa pertanyaan evaluatif yang tepat.

Tapi izinkan saya melakukannya satu persatu. Karena teringat ucapan Ketua Dewan terdahulu Tip O'Neill bahwa "semua politik adalah lokal," 4 saya akan memulai dengan sebuah pembicaraan tentang bagaimana saya mencapai Kongres dan berupaya dengan bantuan banyak orang, hingga terpilih.

Bagian berikut | Kembali ke atas

1. Lihat David E. Price, "Roll Call: A Congresman Looks Back at Those Who Went Before," Raleigh News and Observer, 30 Juli 1989, hal. 1 D.

2. David. E. Price, "The House of Representatives: A Report from the Field," dalam Lawrene C. Dodd dan Bruce I. Oppenheimer, eds., Congress Reconsidered, edisi ke 4. (Washington, D.C.: congressional quarterly Press, 1989), bab 17.

3. Untuk perspektif historis tentang " adat istiadat Amerika yang antik namun sekarang sedikit usang" ini lihat Nelson W. Polsby, "Congress Bashing for Beginners," The Public Interest 100 (Summer 1990), hal. 15-23: "Mengecam Kongres {di awal 1960-an, terutama oleh kaum liberal} adalah apa yang dilakukan orang-orang ketika mereka mengontrol kepresidenan tapi mereka tidak mengontrol Kongres. Dan, sebagian, tentang hal itulah tamparan dilontarkan kepada Kongres sekarang [terutama oleh kaum Republikan dan kaum konservtif] (hal.17).

4. Thomas P. O"Neill, Man of the House (New York: Random House, 1987), bab 1: "Anda bisa menjadi anggota Kongres terpenting di negara ini tapi Anda sebaiknya tidak melupakan orang-orang di kampung halaman. Saya harap saya punya sepicis untuk setiap politikus yang saya kenal yang harus menelan pelajaran dengan cara sesulit itu. Saya telah melihat begitu banyak orang datang ke Washington, tempat mereka bekerja sedemikian keras menangani persoalan-persoalan penting nasional sehingga mereka kehilangan hubungan dengan pendukungnya sendiri. Sebelum mereka mengetahuinya, orang baru muncul dan memberi mereka bingkisan" (hal.26).

     
 

Judul asli:
The Congressional Experience: A View from the Hill
By David E. Price, originally published in the United States by
Westview Press, Boulder CO, USA

Penerjemah: Susiana Iskandar
Hak penerbitan dalam edisi bahasa Indonesia pada penerbit Angkasa (Anggota IKAPI) Bandung, 1996.

 

 

Home Page Kedutaan AS
Pusat Informasi Kedutaan AS | Informasi Visa | American Citizen Services

Ke atas | Umpan balik

Link ke situs Internet yang bukan milik pemerintah Amerika bukan berarti bahwa pemerintah Amerika menyetujui sudut pandang organisasi tersebut.

Home page ini dibuat dan dipelihara oleh Pusat Informasi Kedutaan Amerika, pusat informasi terlengkap untuk kebijakan luar negeri Amerika, dengan akses ke sumber-sumber informasi cetak dan elektronik yang sangat beraneka ragam.