HOME PAGE BAHASA INDONESIA

Sahabat Internet
 

BACA BAB PERTAMA

Sahabat Internet
Pedoman bagi Pemula untuk Memasuki Jaringan Global

oleh Tracy LaQuey

Internet yang terus berkembang ...

(bagian 2 dari 7)

Pertumbuhan dan kelarisan Internet ini perlu pula dipahami. Di satu sisi, Internet dapatlah dibandingkan dengan perkembangan mesin faks pada akhir dasawarsa 1980-an. "Sistem faks" yang mendunia itu tidaklah dibangun dalam waktu semalam; ia berkembang dari beberapa mesin faks di sini dan di sana. Ketika kalangan bisnis mulai menyadari akan manfaat dan daya gunanya, kehadiran berbagai mesin faks menjadi hal yang lumrah. Nilai setiap mesin faks terus meningkat dan semakin mudah pula memperolehnya.

Begitu pula halnya dengan komputer lepas yang memang bermanfaat, tetapi potensinya menjadi terbatas oleh aplikasi yang terpisah-pisah -misalnya, pengolah kata dan spreadsheet -- dan jumlah uang yang harus Anda belanjakan untuk membeli sejumlah disk drive dan CD-ROM. Hubungan langsung (tanpa batas waktu) atau telepon ke Internet yang mendunia, memberi Anda akses ke berbagai informasi, baik mengenai orang, barang, maupun layanan yang tak akan Anda dapati pada komputer lepas atau jaringan lokal. Internet memang merupakan jaringan komputer terbesar di dunia, dan dilihat dari segi jumlah jaringan, orang, dan sumber daya yang tersambungkan, Internet terus menjadi semakin besar, dan karena itu semakin "bernilai." katakanlah, setiap menit.

Seberapa besarkah Internet? Menurut jurnal Internet Society (ISOC), milik suatu organisasi profesional para pengembang Internet, hingga musim semi 1994 pihak yang terpengaruhi dan pengguna Internet mencakup 75 negara secara langsung dan 146 negara secara tak langsung, dan terdiri atas 35.000 jaringan dan 3 juta komputer. (Sebuah gerbang email adalah suatu jalur hubungan khusus yang hanya memungkinkan pengiriman surat elektronik antara dua atau lebih jaringan).

Sebagian besar komputer dan jaringan yang tersambungkan ke Internet masih berkaitan dengan masyarakat pendidikan dan penelitian. Kenyataan ini tidaklah mengejutkan karena Internet memang lahir dari benih penelitian. Namun, semakin banyak universitas kini bekerja sama dengan kalangan bisnis untuk mengembangkan berbagai katalog dan arsip online. Dan menurut jurnal ISOC, 31 persen jaringan adalah milik kalangan bisnis. Dari jumlah jaringan yang terdaftar -- termasuk yang belum tersambungkan, 51 persen bersifat komersial. Jadi, memang terdapat kecenderungan dalam kegiatan komersial dan ketersambungan; banyak kalangan bisnis kini menyadari bahwa dengan menghubungkan jaringan perusahaan mereka ke Internet, mereka memperoleh akses seketika kepada para pelanggan. Beberapa penelitian pasar menunjukkan bahwa layanan online -- pada umumnya -- menciptakan suatu industri bernilai milyaran-dolar, dengan taksiran pertumbuhan 25 persen per tahun. Jadi, dapatlah dipahami bahwa para penyedia layanan ini kini bermigrasi ke Intemet.

Laju pertumbuhan jenis sumber daya yang terakses melalui Intemet sungguh mencengangkan. Istilah sumber daya menyatakan segala sesuatu yang dapat Anda akses pada Internet, tak peduli di mana pun lokasinya. Sebagai contoh, beberapa sumber daya Internet dapat berupa pangkalan-data informasi cuaca terakhir yang berlokasi di Michigan, sebuah majalah, gambar kartun (lucu), dan arsip mengenai berbagai artikel surat kabar. Sebuah sumber daya dapat pula berupa sebuah daftar alamat surat (mailing lists), kelompok diskusi (newsgroup), dan berbagai pangkalan-data yang tersedia pada Internet.

Sukses Internet

Sulit dibayangkan bagaimana Internet bertumbuh sedemikian cepat dan sukses tanpa kendali sebuah organisasi atau manajer proyek yang ambisius. Memang benar, tak ada yang memonopoli akses atau penggunaan Internet; tak ada semacam kerajaan monolitis dengan nama Internet Inc., yang mengendalikan rekening dan pengembangan aplikasi atau yang menjalin bagian tersembunyi di balik alam cyber. Salah satu alasan mengapa Intemet sedemikan berhasil adalah keseriusan para pengembangnya untuk menghasilkan standar atau bakuan "terbuka." Spesifikasi atau aturan yang diperlukan komputer untuk berkomunikasi tersedia secara terbuka dan gratis -- diterbitkan sehingga setiap orang dapat memperolehnya. Standar yang digunakan Internet ini dikenal sebagai protokol TCP/IP.

Walaupun Anda tidak begitu sering memikirkannya, standar ternyata berperan besar dalam kehidupan sehari-hari. Film kamera selalu pas pada kamera Anda, kertas halaman lepas yang Anda beli dari toko akan pas masuk dalam map Anda. Katalog buku perpustakaan juga mengikuti suatu sistem standar sehingga dengan hanya sekali mempelajarinya, Anda dapat pergi ke perpustakaan mana pun dan dapat menemukan buku yang Anda butuhkan. Sebaliknya, segala sesuatu yang tidak mengikuti standar akan menyulitkan hidup Anda. Standar sama pentingnya dalam alam komputer dan jaringan. Tanpa standar, hanya komputer bermerek sama sajalah yang dapat saling berkomunikasi, yang selanjutnya akan menciptakan Menara Babel elektronik. Sistem komputer dan jaringan yang menggunakan standar komunikasi yang sama yang dapat "bekerja sama (interoperate)" tak bergantung pada mereknya.

Kerja sama merupakan unsur utama dari interoperability. Sistem saraf Internet ini tak memiliki semacam otak pusat, seperti pada sebuah superkomputer berdaya tinggi yang mengendalikan operasinya dengan memberi masukan perintah dan mengarahkan bagian-bagiannya untuk melaksanakan tugas utama masing- masing. Sebaliknya, semua jaringan dan komputer bertindak sebagai rekan sebaya dalam pertukaran informasi dan komunikasi. Teknologi yang memungkinkan hal ini terjadi dikenal sebagai internetworking, yang menciptakan suatu keumuman antara berbagai sistem yang berbeda sehingga memungkinkan berbagai jaringan dan komputer berkomunikasi.

Pada dasamya, Internet berkisar sekitar konsep paket, yang merupakan batu-bata dasar atau bongkah digital. Semua informasi dan komunikasi yang ditransmisikan pada Intemet dipilah-pilah ke dalam berbagai paket yang merupakan suatu kesatuan bebas. Tiap-tiap paket ini kemudian menempuh lintasan dari satu jaringan ke jaringan lainnya secara terpisah hingga mencapai tujuannya, dan di situlah mereka disusun kembali untuk kemudian disajikan kepada pengguna atau proses komputer.

Metode jaringan ini sangat fleksibel dan tahan gangguan, yang memungkinkan beragam komputer dan sistem berkomunikasi dengan menggunakan perangkat lunak jaringan, bukan perangkat keras. Bila sebuah jaringan "tak jalan" -- yang berarti tak dapat mentransfer informasi -- semua paket dapat dijalurkan kembali ke jaringan lainnya. Penjaluran dinamik altematif dari informasi ini menciptakan suatu-cara komunikasi yang langgeng. Dan memang, itulah tujuan utama para insinyur jaringan yang mengembangkan teknologi ini selama Perang Dingin memuncak. Mereka menginginkan suatu jaringan yang terus berfungsi meskipun beberapa bagiannya dihancurkan ketika terjadi serangan musuh.

Walaupun beberapa pendatang baru mungkin tak peduli terhadap semua standar dan hal-hal terinci teknis ini, pemahaman mengenai infrastruktur mendasar ini akan sangat membantu dalam proses mempelajari menggunakan Intemet secara benar dan memanfaatkan sepenuhnya kemampuannya yang luar biasa. Sebenarnya yang dapat diperoleh lebih daripada itu; memahami dari bawah ke atas (bottom up) tentang bagaimana berbagai komputer dan jaringan yang terpisah-pisah itu dapat saling bekerja sama akan membuat Anda menghargai budaya Net - yaitu semangat berbagi rasa dan kerja sama yang bersumber dari Internet. Konsep interoperability dan standar terbuka ini akan dijelaskan lebih lanjut dalam bab 2, dan juga mengenai kerja sama antara berbagai protokol dan jaringan dalam memfungsikan Internet.

bagian berikutnya

Bagian 1 | Bagian 2 | Bagian 3
Bagian 4 | Bagian 5 | Bagian 6
Bagian 7

kembali ke atas

     
 

Judul asli:
Tracy LaQuey, Internet Companion: A Beginner's Guide to Global Networking. Copyright ©1994 by Tracy LaQuey and Editorial Inc.
First published by Addison-Wesley Publishing Company, Inc., Reading, Massachusetts, USA

Penerjemah: drs. Hans J. Wospakrik - Jurusan Fisika ITB
Buku ini diterbitkan oleh Penerbit ITB dengan bantuan United States Information Service. Hak cipta edisi Bahasa Indonesia pada Penerbit ITB, 1997

 
 

 

 

Home Page Kedutaan AS
Pusat Informasi Kedutaan AS | Informasi Visa | American Citizen Services

Ke atas | Umpan balik

Link ke situs Internet yang bukan milik pemerintah Amerika bukan berarti bahwa pemerintah Amerika menyetujui sudut pandang organisasi tersebut.

Home page ini dibuat dan dipelihara oleh Pusat Informasi Kedutaan Amerika, pusat informasi terlengkap untuk kebijakan luar negeri Amerika, dengan akses ke sumber-sumber informasi cetak dan elektronik yang sangat beraneka ragam.